Kepastian Keselamatan Berdasarkan Injil Yohanes 10:27-29 dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini | PERPUSTAKAAN STT STAR RIAU Lewati ke konten utama
Perpustakaan Sekolah Tinggi Teologi Star Riau
Sampul Kepastian Keselamatan Berdasarkan Injil Yohanes 10:27-29 dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini
Bagikan

Art Original

Kepastian Keselamatan Berdasarkan Injil Yohanes 10:27-29 dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini


Da Silva, Onorio. 2023: Kepastian Keselamatan Berdasarkan Injil Yohanes 10:27-29 Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini Kata Kunci: Kepastian Keselamatan, Implikasinya Bagi Orang Percaya Allah adalah pencipta alam semesta. Allah menjadikannya dari yang tidak ada menjadi ada. Segala sesuatu yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, baik yang di surga maupun yang di bumi diciptakan oleh Allah, termasuk manusia. Manusia diciptakan dengan sangat istimewa. Segambar dan serupa dengan Allah, tetapi dosa menyebabkan gambar Allah itu rusak. Manusia dalam keterpurukannya tidak dapat menolong dirinya sendiri untuk mengembalikan gambar Allah yang rusak akibat dosa tersebut. Karena itu, manusia membutuhkan keselamatan. Keselamatan merupakan salah satu doktrin yang dibahas dalam teologi sistematika. Doktrin keselamatan atau yang sering disebut soteriologi merupakan doktrin penting dalam Kekristenan. Soteriologi berkaitan dengan pelimpahan berkat keselamatan kepada orang berdosa dan pembaruan yang dialaminya berkenan dengan kehendak Ilahi agar mereka dapat menikmati hidup dalam persekutuan yang intim dengan Allah. Dalam Kristen keselamatan itu pasti karena dikerjakan oleh Allah di dalam artak-Nya Yesus Kristus. Itu bukan hasil usaha, jasa atau andil dari manusia tetapi pekerjaan Allah. Karena Itu keselamatan manusia memiliki jaminan kekal di dalam Allah bahwa keselamatan itu ya dan amin, pasti. Allah yang memulai, Allah yang mengerjakan dan Allah yang mengakhirinya. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode deskriptif. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu bersifat apa adanya. Tujuan metode deskriptif untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat yang berhubungan dengan fenomena yang diselidiki. Berdasarkan hasil analisis Injil Yohanes 10:27-29 dapat disimpulkan bahwa orang percaya memiliki kepastian keselamatan yang kekal karena keselamatan itu merupakan anugerah yang diberikan kepada orang-orang percaya (yaitu orang-orang yang menanggapi panggilan Kristus: mendengar suara dan mengikuti Kristus) secara cuma-cuma dan Allah Bapa serta Yesus Kristus menjamin keselamatan orang percaya dari saat mereka percaya sampai kepada kekekalan. Ada beberapa implikasi dari kepastian keselamatan berdasarkan Injil Yohanes 10:27-29. 1) Tuhan Yesus mengenal orang percaya. Implikasiny adalah: Pertama, Orang Percaya yang Mengalami Perubahan Hidup. Dan Kedua, Orang Percaya yang Bertekun dalam Iman. 2) Tuhan Yesus Menjamin Keselamatan Orang Percaya. Implikasinya: Pertama, Orang Percaya yang Mengalami Damai Sejahtera. Kedua, Orang Percaya yang Memuliakan Allah. Ketiga, Orang Percaya yang Melayani Allah. Keempat, Orang Percaya yang Memberitakan Injil.

Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
230.005 Sil K
Penerbit
Pekanbaru : STT STAR RIAU,
Deskripsi Fisik
1 Berkas PDF (120 halaman)
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
230.005
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Informasi Lainnya

Dosen Pembimbing (Repository)
Tambok Tua Simanullang, M.Th; Ardikal Ball, M.Th
Program Studi (Repository)
S1 Teologi

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Komentar


Anda harus masuk sebelum memberikan komentar