Cari berdasarkan Semua koleksi
Pencarian terakhir di perangkat ini
Art Original
Peranan Pemimpin Perempuan Dalam Gereja dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini (Suatu Tinjauan Alkitabiah)
Hutagalung, Lestrida 2022.Peranan Pemimpin Perempuan Dalam Gereja dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini (Suatu Tinjauan Alkitabiah)Kata kunci: Pemimpin, Perempuan. Perempuan sering sekali menghadapi pandangan-pandangan yang tidak baik, seperti perempuan itu tidak layak menjadi pemimpin. Perempuan itu dilarang ikut dalam pelayanan gereja karena dianggap sebagai penyebab dosa, dan sering juga dipandang sebagai makhluk yang selalu di nomor dua kan dalam setiap aspek kehidupannya. Berkaitan dengan latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, maka penulis merumuskannya dalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: pertama, apa yang dimaksud dengan peranan pemimpin perempuan?, Kedua, bagaimana tinjauan Alkitab tentang peranan pemimpin perempuan dalam gereja?, dan ketiga, bagaimana implikasi peranan pemimpin perempuan dalam gereja bagi gereja masa kini. Adapun maksud dan tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: pertama, untuk menjelaskan peranan pemimpin perempuan dalam gereja, supaya gereja dapat memahaminya dengan benar, kedua, untuk mengetahui tinjauan Alkitab mengenai peranan pemimpin perempuan dalam gereja, supaya gereja memiliki wawasan yang Alkitabiah tentang peranan pemimpin perempuan dalam gereja. ketiga, untuk memahami implikasi peranan pemimpin perempuan dalam gereja, supaya orang percaya masa kini dapat menerapkan dalam gereja. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif, melalui studi literatur atau kepustakaan, di mana penulis akan membaca buku-buku, jurnal dan artikel lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tinjauan Alkitabiah tentang peranan pemimpin perempuan bahwa pemimpin ialah yang mampu memberikan pengaruh, bimbingan dan berkomunikasi yang baik. Peranan kaum perempuan ialah: menjadi gembala, pelayanan liturgis, pemberita injil, dan menjadi diaken. Adapun tinjauan Alkitabiah terhadap peranan pemimpin perempuan ialah miryam sebagai pemimpin politik (Mi. 6:4), debora sebagai hakim yang memimpin bangsa (Hak. 4:1-10, 12-16, 23-24), ester sebagai pemimpin negara (Est. 2: 1-23), Hulda sebagai pemimpin rohani (2 Raj. 22:14-20), Maria sebagai hamba Allah (Luk. 1:38), priskila sebagai pemimpin rohani (Kis. 18:26), Febe sebagai pemimpin rohani (Rm. 16:1-2). Berdasarkan pembahasan diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa di dalam gereja, perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan untuk memimpin atau melayani karena keduanya adalah ciptaan Allah menurut gambar dan rupa Allah.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 230.005 Hut P
- Penerbit
- Pekanbaru : STT STAR RIAU, 2022
- Deskripsi Fisik
- 1 Berkas PDF (100 halaman)
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- -
- Klasifikasi
- 230.005
- Tipe Isi
- text
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Lestrida Hutagalung
Informasi Lainnya
- Dosen Pembimbing (Repository)
- Khanionney, M.Th; Dr. Homan Simanjuntak NIDN.
- Program Studi (Repository)
- S1 Teologi
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar