Makna Kuasailah Dirimu Dalam Segala Hal Berdasarkan 2 Timotius 4:5 dan Implikasinya Bagi I Hamba Tuhan | PERPUSTAKAAN STT STAR RIAU Lewati ke konten utama
Perpustakaan Sekolah Tinggi Teologi Star Riau
Sampul Makna Kuasailah Dirimu Dalam Segala Hal Berdasarkan 2 Timotius 4:5 dan Implikasinya Bagi I Hamba Tuhan
Bagikan

Art Original

Makna Kuasailah Dirimu Dalam Segala Hal Berdasarkan 2 Timotius 4:5 dan Implikasinya Bagi I Hamba Tuhan


Purba, Gusmelia 2024 Makna Kuasailah Dirimu Dalam Segala Hal Berdasarkan 2 Timotius 4:5 dan Implikasinya Bagi I Hamba Tuhan Kata Kunci: Kuasailah dirimu, Dalam Segala Hal, Implikasi, Hamba Tuhan. Allah menciptakan manusia menurut gamba dan rupa-Nya. Ungkapan ini menjelaskan hubungan persekutuan yang positif antara Allah dan manusia. Dengan demikian, sepatutnya setiap orang melayani Tuhan serta menunjukkan sifat-sifat kebenaran dan keadilan untuk mempermuliakan Allah, manusia sebagai gambaar dan rupa Allah harus melakukan sesuai dengan ketetapan atau kehendak Allah. Dengan demikian, supaya dapat melakukan setiap ketetapan Allah manusia secara khusus hamba Tuhan harus mampu menguasai diri supaya terhindar dari hal-hal yang menyimpang. Kuasailah dirimu dalam segala hal merupakan perintah yang harus dilakukan yang bermakna kemampuan dan kesanggupan berwenang atau berkuasa akan sesuatu untuk menentukan, memerintah serta memegang kendali atas dirinya sendiri mencakup segala aspek, Penguasaan diri menjelaskan kemampuan seseorang untuk melaksanakan kuasa atas dirinya sendiri dalam segala keadaan supaya memiliki kehidupan yang seimbang dengan pengajaran yang benar. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penulisan ini ialah metode penelitian kepustakaan atau library research. Penelitian mengandalkan data-data yang hampir sepenuhnya dari perpustakaan yang disebut penelitian non reaktif. Sumber-sumber kepustakaan dapat diperoleh dari buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian (tesis atau disertasi) dan sumber lain yang sesuai (internet, koran, majalah). Berkenaan dengan makna menguasi diri dalam segala hal berdasarkan 2 Timotius 4:5, frasa \\\\\\\"menguasai diri dalam segala hal\\\\\\\" dalam bahasa Yunani yaitu τι ἐν νήψε ἐν πάσw (su de nephe en pasin) oleh karena itu menguasai diri dalam segala hal dapat juga di terjemahkan menjadi berjaga-jaga secara sadar, berhati-hati serta mengekang diri, kemampuang mengontrol diri supaya seimbang dengan Firman Tuhan, keadaan mental yang bebas dari segala kegelisahan dan ketakutan dalam keadaan apapun. Kemampuan untuk menguasai diri merupakan hasil dari pekerjaan Roh Kudus yang memenuhi seseorang sehingga secara sadar dapat mengontrol diri supaya seimbang dengan kebenaran Firman Tuhan, Kata nephe menunjukkan perintah yang harus di lakukan secara terus menerus yang artinya harus tetap menguasi diri, berjaga-jaga secara sadar, tetap tenang dalam segala sesuatu, sehingga orang yang n mampu menguasi diri akan mampu mengekang diri supaya tetap kuat serta tidak jatuh kedalam penyimpangan dan memiliki kehidupan yang seimbang dengan Firman Tuhan. Dari penjelasan diatas, seseorang yang dimampukan Roh Kudus untuk menguasai diri dalam segala hal akan menjadi hamba Tuhan yang mampu menunaikan tugas panggilang pelayanannya nya untuk memberitakan Injil, mampu berhati-hati atau tidak terpengaruh akan setiap pengajaran palsu, tetap tenang atau bersyukur akan setiap keadaan serta memiliki kehidupan yang berpadanan dengan Injil.

Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
230.005 Pur M
Penerbit
Pekanbaru : STT STAR RIAU,
Deskripsi Fisik
1 Berkas PDF (113 halaman)
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
230.005
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Informasi Lainnya

Dosen Pembimbing (Repository)
Jeny Marlin, M.Th ; Joseph Lebani, M.Th
Program Studi (Repository)
S1 Teologi

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Komentar


Anda harus masuk sebelum memberikan komentar