Cari berdasarkan Semua koleksi
Pencarian terakhir di perangkat ini
Art Original
Gembala Yang Ideal Menurut 1 Petrus 5:1-4 dan Relevansinya Bagi Para Penatua Gereja
Sinaga, Titus Try Syaputra 2024 \"GEMBALA YANG IDEAL\" MENURUT 1 PETRUS 5:1-4 DAN RELEVANSINYA BAGI PARA PENATUA GEREJA Kata Kunci: Gembala Yang Ideal, Penatua (elder, presbyter, presbuteros), Pelayan, Pemimpin. Perkembangan gereja dewasa ini tidak terpisahkan dari pengaruh pelayan dan kepemimpinan rohani didalamnya. Penatua atau majelis jemaat menjadi pribadi yang diharapkan memiliki kualifikasi kerohaniaan yang lebih sehingga mampu memimpin, mengarahkan, dan membawa jemaat kedalam agendanya \"rohani\" justru menjadi permasalahan serius, pemimpin tidak lagi berorientasi kepada kehendak Tuhan namun keinginan diri sendiri ditonjolkan. Pemimpin dalam gereja adalah seorang yang mengarahkan seluruh aktivitas kepada pelayanan kepada Tuhan dan membawa pengikutnya dalam Agenda-Nya Tuhan. Namun persoalan serius kerap kali justru orang yang seharusnya diteladani ini lah yang membuat onar dalam pelayanan dan menjadi orang yang ingin dilayani untuk dirinya sendiri. Dengan demikian fungsi kepemimpinan semakin bobrok. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai berikut: Pertama, untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan Penatua sebagai Gembala, Kedua, Untuk menguraikan \"Gembala Yang Ideal menurut 1 Petrus 5:1-4. Ketiga, Untuk merelevansikan penatua yang menggembalakan secara ideal. Adapun Metode yang digunakan penulis dalam penulisan karya ilmiah ini adalah Library Research atau penelitian kepustakaan, yaitu membaca buku-buku, menyelediki kitab yang berkaitan dengan pokok bahasan karya ilmiah ini. Berdasarkan semua uraian tentang gembala yang ideal menurut 1 Petrus 5:1-4, maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa kriteria penatua yang menggembalakan secara ideal, yaitu (1). Penatua melayani dengan sukarela, sebagai penatua harus mampu menerima dan melayani orang lain dengan hati yang terbuka, senang dan bukan melayani keterpaksaan justru dengan kemauan sendiri, (2). Penatua yang bertanggungjawab dan pengabdian diri, seorang pemimpin sejati adalah orang yang memiliki rasa tanggungjawab penuh terhadap orang yang dipimpin dan terhadap orang yang dipimpin dan terhadap Tuhan sendiri. Pemimpin yang mau memikul, menerima dan mengambil tanggungjawab dengan penuh kesadaran untuk tugas dan orang yang telah dipercayakan Tuhan kepadanya dan bukan orang yang lari dari tanggung jawab justru mengabdikan diri, (3). Penatua yang berperan memberi teladan, sebagai pelayan yang terpanggil sebagai penatua jemaat ada tuntutan sikap teladan dalam seluruh aspek kehidupannya baik hubungannya dengan Tuhan maupun kepada sesama, dalam pelayanan, dalam pekerjaan, dalam kehidupan sehari-hari.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 230,.005 Sin G
- Penerbit
- Pekanbaru : STT STAR RIAU, 2024
- Deskripsi Fisik
- 1 Berkas PDF (98 halaman)
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- -
- Klasifikasi
- 230,.005
- Tipe Isi
- text
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Titus Try Syaputra Sinaga
Informasi Lainnya
- Dosen Pembimbing (Repository)
- Carles Frengki Nainggolan, S. Th., M.Pd : Dr. Yohanes
- Program Studi (Repository)
- S1 Teologi
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar